Life Skill Development Kelas 1-4 Unit SD



Kegiatan Life Skill Development (LSD) sangat ditunggu-tunggu oleh peserta didik.  Kegiatan yang merupakan bagian dari kegiatan kepramukaan mempunyai beberapa kegiatan yang bertujuan mengasah keterampilan peserta didik dalam berkehidupan sehari-hari.

Kegiatan  LSD diawali dengan upacara pembukaan. Pembina upacara menyampaikan beberapa karakter yang harus dimiliki oleh peserta didik yakni tanggung jawab, peduli, pantang menyerah, kerjasama dan tertib.

Setelah itu,  peserta  LSD melaksanakan kegiatan senam Gemufamire yang dipimpin oleh pak Sudiono dan pak Ade.  Alunan musik penuh keceriaan menambah semangat peserta didik mengikuti gerakan senam.

Selanjutnya peserta didik mengikuti pengarahan dan demontrasi yang berkaitan dengan pengetahuan  seputar alat, sumber api dan pemadam api kebakaran. Dalam hal ini SD Al Azhar Syifa Budi Jakarta bekerjasama dengan Institusi Damkar wilayah Mampang Prapatan.  Peseta didik terlihat antusias memperhatikan informasi yang disampaikan.

Kegiatan lainnya yang dipandu oleh petugas Pemadam  Kebakaran adalah pelaksanaan simulasi bencana seperti gempa bumi. Peserta didik melakukan simulasi dengan instruksi yang disampaikan oleh pimpinan sekolah.

Peserta didik berkumpul di lapangan sebagai tempat Assembly Point.  Mereka mendapatkan pengarahan tentang pentingnya  ketenangan dan kesigapan dalam menghadapi  bencana gempa bumi.

Selesai  melakukan simulasi peserta didik mendapatkan pengarahan tentang cara pemadaham api dengan karung basah dan APAR (Alat Pemadam Api Ringan).   Tabung APAR yang berisi gas CO2 digunakan untuk mencegah kebakaran yang lebih besar dan sangat berguna untuk memadamkan api yang berasal dari korsleting lisrik.

Foto bersama dengan Tim Pemadam Kebakaran Wilayah Mampang Prapatan

Peserta didik kelas 1 dan 2 membuat hasta karya hiasan dinding dari piring kue

 

Peserta didik kelas 1 dan 2 membuat  hasta karya dari daur ulang piring kue yang digunting dan dilem menjadi  hiasan dinding berbentuk kepala binatang.  Peserta didik kelas 3 dan 4 mengecat botol bekas  lalu membuat mainan kumbang dengan menggunakan konsep pesawat sederhana. Peserta didik terlihat semangat dan mengerjakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Peserta didik kelas 3 dan 4  membuat hasta karya mainan kumbang dari botol plastik bekas

 

Setelah melakukan sholat dzuhur berjamaah, peserta didik melanjutkan kegiatan makan  siang bersama.

 

Bu Tety sedang menjelaskan cara pembuatan kue Cubit kepada peserta LSD

 

Peserta didik melakukan praktek membuat kue cubit

 

LSD diakhiri dengan kegiatan Cooking Sessions. Peserta didik diperkenalkan cara membuat kue Cubit. Mereka secara bergantian menuangkan adonan dan memberikan toping coklat dan keju. Setelah matang mereka bersama-sama menikmati hasil kue buatan masing-masing.

Alhamdulillah,  pada akhir kegiatan dipilih 6 orang peserta  terbaik dari masing-masing paralel kelas. Mereka mendapatkan reward  dari  prestasi yang diraih.

Peserta didk bersalaman sebelum pulang mengikuti kegiatan LSD